Belut Ular atau Ikan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Belut Ular atau Ikan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

contactscience.org – Belut Ular atau Ikan itu yang pasti pertanyaan yang sedikit membingungkan bagi sebagian orang dimana belut dalah salah satu hewan air yang sering ditemukan di perairan dangkal seperti sawah, rawa, dan tepian sungai. Banyak orang mengira belut adalah ular karena bentuknya panjang, licin, dan tidak memiliki sirip yang jelas. Namun, secara ilmiah, belut tergolong ikan, bukan ular.

Belut: Ikan dengan Bentuk Unik

Meskipun bentuknya mirip ular, belut masuk dalam kelas Pisces dan termasuk dalam ordo Synbranchiformes. Mengutip buku Super Lengkap Budidaya Belut oleh Ruslan Roy, berikut klasifikasi ilmiah belut:

  • Kelas: Pisces
  • Subkelas: Teleostei
  • Ordo: Synbranchiformes
  • Famili: Synbranchidae

Belut hidup di perairan berlumpur dengan kadar oksigen rendah. Untuk bernapas, belut memiliki alat bantu berupa kulit tipis berlendir di rongga mulutnya. Ini memungkinkannya bertahan dalam kondisi yang tidak bisa ditempati ikan lain.

“Baca juga : Misteri Larangan Baju Hijau di Pantai Palabuhanratu”

Ciri Fisik Belut yang Berbeda dari Ikan Lain

Belut memiliki beberapa karakteristik unik yang membedakannya dari kebanyakan ikan:

  1. Bentuk tubuh: Silindris memanjang seperti ular.
  2. Sirip: Tidak memiliki sirip dada, sirip punggung, atau sirip dubur yang jelas. Siripnya hanya berupa guratan kulit.
  3. Kulit: Tidak bersisik, tetapi dilapisi kulit berlendir yang licin dan berkilau.
  4. Warna: Saat masih muda, warnanya kuning kecokelatan, dan berubah menjadi cokelat gelap saat dewasa.
  5. Kepala: Lebih besar dan tinggi dibandingkan tubuh, dengan mulut runcing dan gigi kecil tajam.
  6. Ukuran: Bisa mencapai 90 cm, tergantung jenisnya.

Jenis Belut yang Umum di Indonesia

Di Indonesia, beberapa jenis belut yang sering ditemukan antara lain:

  • Belut sawah (Monopterus albus Zuieuw)
  • Belut rawa (Synbranchus bengalensis Mc Clell)
  • Belut laut (Macrotema caligans Cant)

Ketiga jenis belut ini hidup di habitat yang berbeda, tetapi memiliki karakteristik fisik yang hampir serupa.

Belut dan Sidat: Apakah Sama?

Belut sering disamakan dengan sidat, padahal keduanya adalah spesies yang berbeda. Mengutip buku Budi Daya Belut dan Sidat oleh B. Sarwono, sidat tergolong dalam ordo Anguilliformes dan famili Anguillidae.

Perbedaan utama belut dan sidat:

  1. Sirip: Sidat memiliki sirip dada, sirip punggung, dan sirip dubur yang lebih jelas.
  2. Struktur tubuh: Sidat lebih memanjang dengan sisik kecil di tubuhnya.
  3. Perbedaan habitat:
    • Sidat lebih banyak hidup di laut atau sungai yang bermuara ke laut.
    • Belut lebih sering ditemukan di perairan tawar berlumpur seperti sawah dan rawa.

Sidat juga sering disebut “belut bertelinga” karena memiliki sirip dada di kedua sisi kepalanya yang menyerupai daun telinga.

Kesimpulan

Belut ular atau ikan karena meskipun secara bentuk mirip ular, belut sebenarnya adalah ikan yang memiliki bentuk tubuh unik. Berbeda dari ikan pada umumnya, belut tidak memiliki sirip yang jelas dan bernapas menggunakan kulit berlendir di rongga mulutnya.

Belut juga berbeda dari sidat, meskipun keduanya sering dianggap sama. Sidat memiliki sirip yang lebih lengkap dan hidup di perairan yang lebih luas, termasuk laut dan sungai besar.

“Baca juga : 5 Mindset Positif agar Lebih Percaya Diri dan Bahagia”

Sekarang, kamu sudah tahu bahwa belut bukanlah ular, melainkan ikan dengan bentuk yang unik dan cara hidup yang menarik!